Bimbingan Teknis Sekolah Ramah Anak di SMK Negeri 2 Pariaman

Pada 24 April 2019,SMKN 2 Pariaman mendapat kunjungan dari Ibu Nelwetis yang merupakan Kepala Seksi Pengasuhan Alternatif Pendidikan Kesehatan dan Kesejahteraan (PAPKK)  sekaligus narasumber Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat.Mneurut definisi nya Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah satuan pendidikan formal,nonformal dan informal yang aman,bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu mejamin, memenuhi, menghargai, hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, deskriminasi dan perlakuan salah lainnya serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan.

Acara ini dihadiri oleh seluruh guru di SMKN 2 dan siswa/i.Selam acara ini berlangsung narasumber menyampaikan beberapa Teknis pelaksanaan dan implementasi sekolah ramah anak yaitu Komponen Sekolah Ramah Anak sebagai berikut:

  • Kebijakan SRA(komitmen tertulis, SK tim SRA,program yang mendukung SRA)
  • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terlatih Hak-hak anak.
  • Pelaksanaan proses belajar yang ramah anak(penerapan disiplin positif).
  • sarana dan prasarana yang vramah anak(tidak membahayakan anak,mencegah agar tidak celaka).
  • Partisipasi Orang Tua, Lembaga masyarakat, dunia usaha, stakeholder lainnya dan alumni.

Kemudian 3 pilar SRA yaitu : 

  • Orang tua.
  • Murid.
  • Sekolah.

Terdapat 5.249 Sekolah Ramah Anak di 172 kabupaten/kota di 31 provinsi di indonesia data tersebut merupakan penghitungan selama Desember 2015-April 2018.SMKN 2 merupakan salah satu Sekolah Ramah Anak di di Indonesia. 



Post a Comment

0 Comments